Volume stablecoin Visa melonjak saat pasar panik, kenapa bisa beda jauh?

Sigrid Voss
Sigrid Voss ·

Volume stablecoin Visa melonjak saat pasar panik, kenapa bisa beda jauh?

Sangat aneh berada di dunia kripto saat ini. Kalau melihat chart, semuanya terasa berat. Fear and Greed Index ada di angka 39, tanda jelas kalau trader ritel sedang ketakutan. Harga terus merosot dan suasana umum terasa penuh kecemasan. Tapi kalau kita lihat "pipa" di belakangnya, ada hal yang sangat berbeda. Visa mengalami lonjakan besar dalam volume penyelesaian stablecoin, mencapai run rate $7 miliar. Saya jadi bertanya-tanya kenapa ada perbedaan tajam ini. Di satu sisi, ada kelompok yang ketakutan, tapi di sisi lain, prosesor pembayaran terbesar di dunia justru sedang mencari cara menggunakan stablecoin untuk pembayaran skala besar.

Jurang antara institusi dan ritel

Saya sudah bertahun-tahun memperhatikan jarak antara cara orang awam trading dan bagaimana uang besar sebenarnya bergerak. Saat ini, jarak itu terasa seperti jurang yang sangat dalam. Trader ritel biasanya bereaksi terhadap candle 24 jam dan sentimen di Twitter. Ketika total market cap turun 2% dalam sehari, seperti yang baru saja terjadi hingga menyentuh $2,54 triliun, kepanikan pun muncul.

Tapi institusi tidak trading berdasarkan skor Fear and Greed harian. Mereka peduli pada efisiensi. Visa tidak sedang membeli di puncak bubble; mereka mengganti sistem perbankan lama yang lambat dan mahal dengan stablecoin. Saat Visa memindahkan miliaran dalam penyelesaian transaksi, mereka tidak sedang spekulasi apakah Bitcoin akan menyentuh $100 ribu. Mereka hanya ingin mempercepat waktu perpindahan uang dari titik A ke titik B.

Menurut pengalaman saya, inilah bentuk adopsi yang paling jujur. Ini bukan soal "to the moon" atau hype. Ini soal fakta bahwa stablecoin memang lebih baik dalam memindahkan uang dibandingkan sistem yang dibangun tahun 1970-an. Bagi kita di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, efisiensi pengiriman uang lintas batas seperti ini adalah hal yang sangat nyata manfaatnya.

Kenapa pasar terasa sangat bearish?

Kalau kegunaannya terus tumbuh, kenapa harganya malah turun? Saya rasa ada beberapa alasan. Pertama, kita sedang berada di Bitcoin Season yang jelas. Altcoin Season Index ada di angka 38, artinya sebagian besar altcoin sedang hancur sementara BTC bertahan. Uang sedang berotasi, dan itu sering terlihat seperti crash kalau Anda memegang banyak token small-cap.

Kedua, data volume memberikan cerita yang membingungkan. Volume 24 jam naik lebih dari 11%, tapi market cap turun. Bagi saya, ini terlihat seperti aksi jual agresif atau volatilitas frekuensi tinggi. Orang-orang keluar dari posisi mereka, tapi tidak benar-benar meninggalkan ekosistem. Mereka pindah ke stablecoin.

Volume stablecoin naik hampir 11% menurut data terbaru. Ini adalah efek "dry powder". Trader pindah ke USDT atau USDC bukan karena mereka menyerah, tapi karena mereka menunggu titik masuk yang lebih baik.

Cara menggunakan stablecoin untuk pembayaran dan penyimpanan

Bagi kebanyakan orang, tujuannya bukan menjalankan jaringan penyelesaian global seperti Visa. Tujuannya hanya melindungi modal dari volatilitas tanpa harus memindahkan semuanya kembali ke rekening bank tradisional.

Kalau Anda memindahkan dana ke stablecoin untuk menunggu fase "Fear" ini berlalu, Anda harus memikirkan di mana uang itu disimpan. Saya sudah melihat terlalu banyak orang membiarkan aset mereka di exchange saat pasar sedang kacau. Meski beberapa exchange aman, risiko platform membeku itu selalu ada.

Saya biasanya menyarankan teman-teman untuk menggunakan hardware wallet untuk aset apa pun yang tidak rencana mereka trading minggu ini. Saya pribadi suka Ledger Nano X karena punya Bluetooth, jadi lebih mudah mengelola stablecoin dari ponsel tanpa harus colok kabel setiap saat. Alat ini mendukung lebih dari 15.000 koin, jadi tempat yang aman untuk memarkir USDC atau USDT Anda sambil menunggu pasar mencapai titik terendah.

Pendapat saya soal perbedaan ini

Saya bukan permabull. Saya tahu index "Fear" di angka 39 biasanya berarti akan ada rasa sakit lebih lanjut sebelum kita melihat pembalikan harga yang nyata. Tapi saya tidak bisa mengabaikan data Visa.

Kita sedang melihat pergeseran fundamental. Pasar "spekulatif" mungkin sedang hancur, tapi pasar "utilitas" justru tumbuh. Itu tanda yang sehat, meskipun terasa menyebalkan bagi portofolio Anda saat ini. Perbedaan ini ada karena kita sedang bertransisi dari pasar yang didorong oleh judi ke pasar yang didorong oleh infrastruktur.

Saya akan memantau dominasi stablecoin dan Altcoin Season Index dengan ketat. Jika volume stablecoin terus naik sementara index Fear tetap rendah, itu memberi tahu saya bahwa "smart money" sedang mengisi peluru. Saya belum terburu-buru masuk kembali, tapi berita Visa membuat saya jauh lebih tenang soal jangka panjang.


Related Tickers


Sigrid Voss

Sigrid Voss

Analis kripto dan penulis yang membahas tren pasar, strategi perdagangan, dan teknologi blockchain.


Baca Lebih Banyak Artikel