Biaya gas Ethereum anjlok. Apa ini saat yang tepat pindahkan aset kembali ke L1?

Sigrid Voss
Sigrid Voss ·

Biaya gas Ethereum anjlok. Apa ini saat yang tepat pindahkan aset kembali ke L1?

Kalau kamu selama ini cuma bisa memandangi saldo di Arbitrum atau Optimism dan takut memindahkannya kembali ke jaringan utama Ethereum karena biaya gas yang mahal, aku punya kabar baik. Biaya gas sekarang hampir hilang. Kita melihat biaya jaringan menyentuh 0,13 Gwei, yang bisa dibilang adalah titik terendah. Bagi siapa pun yang pernah merasa "terkunci" dari dompet sendiri karena biaya transaksi terlalu mahal, inilah saatnya berhenti menebak-nebak. Kamu bisa coba pakai kalkulator biaya gas ethereum untuk pemula untuk melihat seberapa murah biayanya saat ini. Sebagai konteks tambahan, aku sebelumnya sudah membahas hal ini di artikel Whales are dumping ETH into Binance while the SEC rewrites the rules.

Jawaban singkatnya

Ya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memindahkan aset. Saat gas serendah ini, "biaya operasional" di Ethereum L1 praktis hilang. Kalau kamu punya dana di Layer 2 (L2) yang ingin dikonsolidasi, atau ingin memindahkan aset ke hardware wallet yang lebih aman untuk jangka panjang, melakukannya sekarang cuma akan memakan biaya beberapa sen, bukan beberapa dolar.

Cara kerjanya sebenarnya

Supaya paham kenapa ini penting, bayangkan Ethereum itu seperti jalan tol. Saat semua orang mencoba berkendara di waktu yang sama, harga tol (biaya gas) akan melonjak. Tapi saat jalan tol sepi, harganya turun.

Saat ini, jalan tol tersebut sedang sepi sekali. Aktivitas on-chain anjlok. Aku melihat tren ini di data, di mana volume DeFi turun lebih dari 92% dalam satu hari. Orang-orang mungkin sedang apatis atau memang tidak berinteraksi dengan main chain.

Saat kamu memindahkan aset dari L2 kembali ke L1, kamu melakukan transaksi "bridge". Proses ini melibatkan interaksi dengan smart contract di kedua chain. Meskipun L2 murah untuk trading harian, langkah terakhir untuk menarik dana kembali ke mainnet Ethereum selalu butuh sedikit gas L1. Di angka 0,13 Gwei, biaya itu bisa diabaikan.

Di mana orang biasanya keliru

Kesalahan terbesar yang sering aku lihat pada pemula adalah menunggu momen "crash" atau "pump" baru memindahkan uang mereka. Masalahnya, begitu pergerakan harga besar terjadi, semua orang akan menyerbu jaringan dan biaya gas akan melonjak seketika. Kalau kamu menunggu hype kembali, kamu mungkin harus membayar $50 untuk transaksi yang hari ini cuma butuh $2.

Kebingungan lainnya adalah perbedaan antara "gas" dan "gas price". Gas adalah jumlah upaya komputasi yang dibutuhkan sebuah transaksi. Gas price (Gwei) adalah berapa banyak yang rela kamu bayar untuk upaya tersebut. Karena harganya sekarang berada di titik terendah, total biaya transaksinya jadi ikut anjlok.

Aku juga sering melihat orang membiarkan dana mereka tetap di exchange karena takut dengan proses "bridge". Jujur saja, menyimpan seluruh tabungan hidup di exchange itu judi. Kalau kamu mau memindahkan aset ke tempat yang aman, aku sarankan pakai Ledger Nano Gen5. Harganya cukup terjangkau, sekitar $99, dan sudah punya layar sentuh E Ink yang membuat verifikasi transaksi gas rendah jadi jauh lebih mudah daripada pakai tombol jadul.

Cara mempraktikkannya

Kalau asetmu tersebar di berbagai jaringan dan ingin bersih-bersih, ini strateginya:

Pertama, cek gas tracker. Kalau Gwei berada di bawah 5, kamu berada di zona hijau. Kedua, kalau kamu pakai bridge, pastikan kamu punya sedikit ETH di chain tujuan untuk menutupi biaya pindah di masa depan.

Aku sudah memantau divergensi ini selama beberapa waktu. Seperti yang aku tulis di artikel sebelumnya tentang Ethereum being a coiled spring, fakta bahwa volatilitas tinggi tapi biaya gas rendah adalah anomali yang aneh. Ini artinya "smart money" sedang mengambil posisi lewat derivatif, tapi pengguna riil justru menghilang.

Jangan tunggu sampai trader ritel bangun. Pindahkan asetmu ke cold storage atau konsolidasikan portofoliomu selagi jaringan ini memberimu "tumpangan gratis".

Trading berita terbaru di exchange pilihan editorial kami: Bybit


Related Tickers


Sigrid Voss

Sigrid Voss

Analis kripto dan penulis yang membahas tren pasar, strategi perdagangan, dan teknologi blockchain.


Baca Lebih Banyak Artikel