AS berencana buat cadangan strategis bitcoin, ini efeknya ke pasar makro

Sigrid Voss
Sigrid Voss ·

AS berencana buat cadangan strategis bitcoin, ini efeknya ke pasar makro

Dulu, ide pemerintah AS menyimpan Bitcoin cuma dianggap lelucon atau teori pinggiran dari akun-akun "laser eye" di Twitter. Tapi melihat dorongan legislatif dari Rep. Begich dan kode-kode dari penasihat Gedung Putih, saya rasa ada pergeseran nyata. Ini bukan sekadar berita bullish buat memicu grafik hijau. Kita bicara soal dampak cadangan strategis bitcoin terhadap dinamika pasar yang bisa mengubah cara bank sentral di seluruh dunia melihat neraca keuangan mereka.

Apa yang sebenarnya terjadi

Selama bertahun-tahun, pemerintah AS memperlakukan Bitcoin mereka seperti gangguan. Mereka menyitanya dari kriminal, lalu menjualnya secara bertahap. Sekarang, itu mulai berubah. Gerakan saat ini bukan soal "investasi" di aset yang lagi tren. Ini soal memperlakukan Bitcoin sebagai aset cadangan strategis, mirip dengan cara AS menyimpan emas untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Rep. Begich terus mendorong kerangka kerja formal agar pemerintah berhenti menjual simpanan mereka dan mulai aktif menambah koleksinya. Pengalaman saya, ketika sebuah negara berdaulat memutuskan bahwa aset digital adalah masalah keamanan nasional, permainannya berubah total. Bitcoin bukan lagi sekadar alat spekulasi buat trader ritel, tapi jadi alat pengungkit geopolitik.

Kenapa ini mengubah permainan makro

Biasanya pasar mengabaikan rancangan undang-undang sampai benar-benar sah, tapi sinyal di sini adalah niatnya. Kalau AS benar-benar membangun cadangan, ini akan jadi jebakan "game theory" bagi negara lain.

Jika AS mulai menimbun Bitcoin untuk melindungi diri dari devaluasi dolar atau memastikan punya aset non-sovereign untuk penyelesaian masa depan, negara-negara G20 lainnya tidak akan mau tinggal diam. Kita sudah lihat El Salvador melakukan ini dalam skala kecil. Tapi kalau ekonomi terbesar dunia yang melakukannya, kita bisa melihat perang bid antar negara.

Bagi kita di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ini penting. Kita sering melihat arus modal keluar masuk dengan cepat. Jika bank sentral mulai membeli, mereka tidak trading berdasarkan candle 15 menit. Mereka beli dan simpan untuk puluhan tahun. Ini akan menarik jumlah pasokan likuid yang masif dari pasar, yang secara historis memicu volatilitas besar yang bisa menghapus trader yang terlalu banyak menggunakan leverage.

Risiko "jebakan institusional"

Saya bukan permabull, dan narasi ini punya sisi gelap. Meskipun cadangan strategis itu bullish buat harga, ada ironi di dalamnya. Bitcoin diciptakan untuk lepas dari kemauan perencana sentral. Kalau Departemen Keuangan AS jadi salah satu pemegang terbesar, sifat "desentralisasi" kepemilikan aset ini jadi timpang.

Pasar sekarang juga sudah terlalu didorong oleh leverage. Kalau melihat data, volume derivatif hampir 6x lipat dari volume spot, dengan aktivitas sekitar $796 miliar. Ini memberi tahu saya bahwa kebanyakan orang masih berjudi pada harga daripada percaya pada tesis cadangan strategis ini. Saat pasar terlalu berat oleh spekulasi, penundaan dalam rencana legislatif ini bisa memicu koreksi tajam.

Cara menyikapinya

Kalau Anda percaya narasi cadangan berdaulat ini, strateginya bukan mengejar candle hijau di exchange. Berhentilah berpikir seperti di kasino. Saya sudah terlalu sering melihat orang kehilangan segalanya karena menyimpan tabungan hidup mereka di exchange yang bisa diretas atau dibekukan.

Jika Anda berencana hold selama siklus adopsi negara yang memakan waktu bertahun-tahun, Anda butuh hardware wallet. Saya lebih merekomendasikan Ledger Nano Gen5 untuk kebanyakan orang karena layar sentuh E Ink-nya hadir dengan harga terjangkau. Ini perangkat entry-level, tapi menggunakan chip bersertifikat CC EAL6+, yang memang Anda butuhkan untuk melindungi aset dari kegagalan sistemik yang saya pantau sejak 2019.

Apa yang saya pantau sekarang

Saya terus mengawasi BTC dominance yang saat ini ada di 59,93%. Kita sedang berada di "Bitcoin Season" dengan Altcoin Season Index di angka 42. Ini menunjukkan modal sedang keluar dari "aset sampah" dan bersembunyi di sang raja.

Pemicu utamanya nanti adalah konfirmasi resmi bahwa Departemen Keuangan mengubah kebijakan penjualan koin sitaan. Kalau mereka berhenti menjual, itu adalah konfirmasi halus dari teori cadangan ini. Sampai saat itu tiba, saya menganggap ini narasi dengan probabilitas tinggi, tapi saya tetap skeptis terhadap prediksi "to the moon" yang mengabaikan besarnya leverage di pasar futures.


Related Tickers


Sigrid Voss

Sigrid Voss

Analis kripto dan penulis yang membahas tren pasar, strategi perdagangan, dan teknologi blockchain.


Baca Lebih Banyak Artikel