Volume trading kripto anjlok 30% dalam sehari. Ini alasan pasar sedang menahan napas

Volume trading kripto anjlok 30% dalam sehari. Ini alasan pasar sedang menahan napas

Sigrid Voss
Sigrid Voss ·

Volume trading kripto anjlok 30% dalam sehari. Ini alasan pasar sedang menahan napas

Bayangkan kamu bangun tidur dan mendapati hampir semua orang di ruangan tiba-tiba berhenti bicara, tapi tidak ada satu pun yang benar-benar pergi. Itulah yang terjadi di pasar kripto saat ini. Harga cenderung datar, tapi aktivitas aslinya hilang. Saat kamu melihat penurunan serentak pada volume spot, derivatif, dan stablecoin, itu tanda kalau pemain besar sedang menarik diri. Kalau kamu bingung strategi terbaik untuk kondisi pasar kripto yang netral seperti ini, jawabannya biasanya sederhana: berhenti memaksakan trade dan tunggu katalisnya. Sebagai konteks tambahan, saya pernah membahas ini di Fear is hitting the market but volume is spiking. Here is the trade.

Apa yang terjadi: data tidak bisa bohong

Angka yang masuk cukup mengejutkan. Kita sedang melihat vakum likuiditas yang masif. Total volume 24 jam anjlok 31,05%, turun menjadi $67,86 miliar. Ini bukan sekadar penurunan di satu area, tapi pembekuan total di semua lini.

Aktivitas derivatif, yang biasanya memicu volatilitas yang kita semua suka (atau benci), turun tajam 32,04%. Volume stablecoin, yang jadi bahan bakar setiap pergerakan harga, hancur 34,13%. Bahkan DeFi tidak kebal, volumenya merosot 15,19%.

Yang aneh adalah harga tidak ikut hancur. Dominasi Bitcoin stabil di 60,14%, dan Fear & Greed Index berada di angka 51. Benar-benar netral. Pasar tidak sedang panik, mereka cuma sedang "ghosting". Saya pernah melihat pola ini sebelumnya, dan biasanya terjadi saat trader takut berada di sisi yang salah ketika ada berita besar keluar.

Mengapa ini penting: psikologi tunggu dan lihat

Dalam pengalaman saya, anjloknya volume seperti ini adalah peringatan. Saat likuiditas mengering, pasar menjadi "tipis". Di pasar yang tipis, satu order besar saja bisa memicu ayunan harga yang masif karena tidak ada cukup pembeli atau penjual untuk menyerap dampaknya. Ini menciptakan situasi seperti tong mesiu.

Jadi, kenapa semua orang tiba-tiba diam? Kita sedang menghadapi badai ketidakpastian. Data Nonfarm Payrolls (NFP) AS akan segera keluar, ditambah ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang menambah stres makro. Para trader pada dasarnya sedang mematung di depan layar sampai mereka tahu apakah beritanya akan jadi katalis rally atau justru alasan untuk dump.

Saya ingat melihat pola serupa beberapa bulan lalu. Contohnya, saya menulis tentang bagaimana volume derivatif anjlok 41% saat terjadi vakum likuiditas sebelumnya. Hasilnya sama: keheningan yang mencekam diikuti oleh pergerakan agresif setelah ketidakpastian mereda.

Strategi terbaik untuk fase pasar kripto yang netral

Saat pasar menjadi sepi, kesalahan terbesar yang bisa kamu lakukan adalah mencoba "memprediksi" kapan breakout terjadi. Di sinilah banyak trader ritel, termasuk di pasar Asia Tenggara, sering terjebak. Mereka mencoba scalp pergerakan kecil dalam range, lalu malah terlikuidasi saat volatilitas akhirnya kembali.

Kalau saya melihat ini sebagai jurnalis dan pengamat jangka panjang, langkah saya adalah memindahkan aset keluar dari exchange. Saat volume serendah ini dan risiko "flash move" tinggi, saya tidak mau dana saya mengendap di hot wallet. Saya lebih suka pakai hardware wallet agar bisa tenang. Belakangan ini saya pakai Ledger Flex karena layar sentuh E Ink-nya memudahkan saya verifikasi transaksi tanpa harus bingung dengan menu kecil, dan kunci privatnya tetap offline sepenuhnya.

Kalau kamu memang harus trading, saran saya:

  • Hindari leverage tinggi. Dengan likuiditas sekecil ini, satu wick kecil bisa menghapus posisi 50x dalam hitungan detik.
  • Fokus akumulasi spot pada aset yang benar-benar kamu yakini.
  • Pantau volume stablecoin. Saat angka itu mulai naik lagi, artinya "peluru" mulai bergerak kembali masuk ke pasar.

Apa yang saya pantau selanjutnya

Saya sedang mengawasi biaya gas ETH dengan sangat teliti. Saat ini, biayanya sangat rendah, antara 0,11 dan 0,13 Gwei. Ini memberi tahu saya bahwa aktivitas on-chain praktis mati. Tidak ada yang melakukan minting, swapping, atau memindahkan modal dalam jumlah besar.

Pemicu pergerakan selanjutnya kemungkinan besar adalah data NFP. Jika angka tenaga kerja menunjukkan bahwa The Fed mungkin akan mengubah kebijakan suku bunga, kita bisa melihat lonjakan volume yang agresif. Tapi sampai saat itu tiba, pasar masih menahan napas. Saya tidak bilang akan crash, tapi saya menyarankan untuk waspada. Keheningan biasanya adalah sinyal paling keras di pasar.

Trade berita terbaru di exchange pilihan redaksi kami: Bybit


Related Tickers


Sigrid Voss

Sigrid Voss

Analis kripto dan penulis yang membahas tren pasar, strategi perdagangan, dan teknologi blockchain.


Baca Lebih Banyak Artikel